Karena itu, orang tua perlu mulai memperhatikan kebiasaan makan, aktivitas fisik, hingga pola istirahat anak. Jangan sampai kebiasaan yang dianggap sepele justru meningkatkan risiko gangguan kesehatan sejak dini.
Berbeda dengan hipertensi primer, hipertensi sekunder terjadi akibat adanya penyakit atau gangguan medis pada organ tubuh tertentu yang memicu peningkatan tekanan darah.
Dokter Reza menjelaskan bahwa gangguan ginjal menjadi salah satu penyebab yang paling sering ditemukan pada hipertensi sekunder pada anak.
Namun, bukan hanya ginjal. Gangguan hormonal, termasuk kondisi ketika hormon tiroid berlebihan, juga dapat memicu tekanan darah tinggi. Begitu pula dengan masalah pada jantung.
“Dan penyebab kedua adalah hipertensi sekunder. Hipertensi sekunder ini artinya ada penyebab di organ lain yang memicu terjadinya hipertensi pada anak,” terang dr. Reza.