Waspada Epidermolysis Bullosa, Kelainan Kulit Langka yang Melepuh dan Kering

Vien Dimyati
Mengenal Epidermolysis Bullosa (Foto: Almirall)

"Adapun kelainan ini ditandai adanya lepuh serta kerapuhan pada kulit yang dapat terjadi akibat cedera ringan, cuaca panas, gesekan, garukan atau terjadi secara spontan," ujar Prof Endang Sutedja melalui keterangan virtualnya belum lama ini.

Dia menjelaskan, biasanya, kelainan kulit EB terjadi pada anak atau biasa dikenal Butterfly Children. Sebutan untuk anak-anak yang menderita epidermolysis bullosa, karena kondisi kulit sangat rapuh ibarat sayap kupu-kupu.

Pasien EB juga rentan terhadap infeksi akibat luka yang berlangsung seumur hidup. Pada beberapa kondisi, terjadi kelainan bentuk organ tubuh, bahkan mutilasi atau hilangnya jari-jari tangan dan kaki serta pada keadaan tertentu dapat terjadi kanker kulit.

Tujuan dari pengobatan EB adalah untuk mengurangi gejala, mencegah kerusakan kulit dan organ lain, mencegah terjadinya berbagai komplikasi seperti infeksi dan lain-lain.

"Bila terjadi lepuh, tatalaksana mencakup kebersihan kulit agar terhindar dari infeksi, perawatan luka dengan menggunakan dressing, obat-obatan oles serta pelembap yang sesuai dengan kondisi kulit," kata dia.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
9 hari lalu

PDRN Tak Lagi Identik dengan DNA Salmon, Kini Ada yang Berasal dari Tumbuhan

31 hari lalu

Apa Itu NAD+ yang Diklaim Bisa Atasi Kulit Kusam? Ini Jawabannya

31 hari lalu

Kurang Tidur Bisa Bikin Wajah Terlihat Kusam dan Lelah, Dokter Kasih Paham!

2 bulan lalu

Keringat Bukan Penyebab Bau Badan, Ternyata Ini Biang Keroknya!

3 bulan lalu

Facial Lifting dengan Volulift 2.0 Lebih Efektif Kencangkan Wajah? Ini Kata Dokter!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal