Waspada! Kekeringan Jakarta September 2026 Bisa Jadi Surga Nyamuk DBD

Muhammad Sukardi
Kasus DBD bisa meningkat akibat musim kering. (Foto: Ilustrasi/Ist)

Dokter Dicky menjelaskan, temperatur yang lebih hangat dapat mempercepat perkembangan virus di dalam tubuh nyamuk. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat berpengaruh terhadap potensi penularan penyakit yang ditularkan melalui nyamuk.

"Temperatur yang lebih hangat juga bisa mempercepat perkembangan virus di dalam tubuh nyamuk. Jadi ini bisa meningkatkan risiko transmisi, termasuk dengue, chikungunya, bahkan malaria di wilayah tertentu," katanya.

Meski demikian, masyarakat tidak perlu mengartikan kondisi tersebut sebagai kepastian bahwa kasus DBD akan meningkat selama kekeringan. Kekeringan merupakan salah satu faktor lingkungan yang dapat memengaruhi risiko, bukan penyebab tunggal DBD.

Jangan Sampai Hemat Air tapi Lupa Cegah DBD

Karena itu, masyarakat Jakarta perlu menjalankan dua langkah sekaligus selama periode kering, yakni menghemat air dan menjaga tempat penampungan air agar tidak menjadi sarang nyamuk.

Wadah yang digunakan untuk menyimpan air sebaiknya ditutup rapat. Bak atau tempat penampungan juga perlu dikuras dan dibersihkan secara berkala.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Anak-Anak Rentan Kena DBD, Kemenkes Minta Sekolah Jadi Garda Terdepan!

1 bulan lalu

Warning! Kematian akibat DBD Paling Banyak pada Anak Usia 5-14 Tahun

1 bulan lalu

Fakta Mengejutkan! 59% Kematian akibat DBD Terjadi pada Anak

1 bulan lalu

Jangan Anggap Sepele! Ini Jam Nyamuk DBD Paling Sering Menggigit Anak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal