Gula Tambahan dan Pemanis Buatan
Gula tambahan serta pemanis buatan juga disebut sebagai faktor yang dapat mengganggu keseimbangan mikrobioma. Asupan gula berlebih dapat menyebabkan dominasi bakteri tertentu di dalam usus, yang berpotensi merusak lapisan usus secara perlahan.
Ketidakseimbangan mikrobioma ini diketahui berkontribusi terhadap peradangan serta berbagai gangguan kesehatan yang berkaitan dengan sistem pencernaan, mulai dari perut kembung hingga gangguan usus kronis.
Jenis Konsumsi Lain Perlu Diwaspadai
Selain minuman manis dan gula tambahan, ada beberapa jenis makanan dan minuman lain yang juga perlu diwaspadai jika dikonsumsi secara berlebihan. Di antaranya adalah permen dan makanan manis olahan, kue serta roti dengan kandungan gula tinggi, jus buah kemasan, alkohol, makanan sangat pedas, hingga konsumsi kafein yang berlebihan.
Jenis-jenis konsumsi tersebut dapat memicu iritasi pada saluran pencernaan dan memengaruhi keseimbangan bakteri usus. Jika dibiarkan, kondisi ini berpotensi mengganggu kesehatan pencernaan secara keseluruhan.
Sebab itu, penting untuk lebih bijak dalam memilih makanan dan minuman yang dikonsumsi setiap hari. Dengan memahami dampaknya terhadap usus, masyarakat diharapkan dapat menerapkan pola makan yang lebih seimbang demi menjaga kesehatan tubuh dalam jangka panjang.