Latin: Yaaa aiyuhal laziina aamanuuu aaminuu billaahi wa Rasuulihii wal Kitaabil lazii nazzala 'alaa Rasuulihii wal Kitaabil laziii anzala min qabl; wa mai yakfur billaahi wa Malaaa'ikatihii wa Kutubihii wa Rusulihii wal Yawmil Aakhiri faqad dalla dalaalam ba'ii
Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada Kitab (Al-Qur'an) yang diturunkan kepada Rasul-Nya, serta kitab yang diturunkan sebelumnya. Barangsiapa ingkar kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sungguh, orang itu telah tersesat sangat jauh.
Jika Nabi adalah orang yang memperoleh wahyu berupa syariat dan tidak diperintahkan untuk menyampaikan kepada umat, maka rasul adalah mereka yang diperintahkan Allah untuk menyampaikannya kepada umat manusia.
Cara untuk beriman kepada rasul adalah meyakini dan benar-benar percaya bahwa mereka adalah sebenar-benarnya utusan Allah. Para rasul diutus membawa ajaran dan berita gembira untuk umat manusia, seperti disampaikan dalam surat An Nisa ayat 165.
رُسُلًا مُّبَشِّرِيۡنَ وَمُنۡذِرِيۡنَ لِئَلَّا يَكُوۡنَ لِلنَّاسِ عَلَى اللّٰهِ حُجَّةٌ ۢ بَعۡدَ الرُّسُلِ ؕ وَكَانَ اللّٰهُ عَزِيۡزًا حَكِيۡمًا