8 Cara Membaca Kitab Kuning, Calon Da'i Wajib Simak

Komaruddin Bagja
Cara membaca kitab kuning. Ilustrasi Hadits Qudsi kitab kuning (Istimewa)

JAKARTA, iNews.id- Cara membaca kitab kuning penting diketahui bagi para penuntut ilmu syar'i serta calon da'i. Keterampilan membaca tulisan Arab tanpa harakat akan sangat membantu setiap Muslim dan Muslimah dalam memahami dalil-dalil Al-Qur'an dan As-Sunnah.

Pengetahuan yang menjadi dasar dari kemampuan ini adalah ilmu nahwu dan sharaf. Ilmu nahwu adalah ilmu tata bahasa Arab yang membahas tentang keadaan akhir kata dalam kalimat dan perubahan yang terjadi pada kata tersebut. 

Sementara itu, ilmu sharaf adalah ilmu tata bahasa Arab yang membahas tentang pembentukan kata sebelum disusun dalam kalimat.

Kedua ilmu ini memiliki pentingnya masing-masing. Dengan memahami ilmu nahwu, seseorang dapat membedakan antara subjek (fa'il) dan objek (maf'ul bih). 

Selain itu, dengan memahami ilmu nahwu, seseorang dapat mengenali akhiran dari suatu kata, apakah akhiran tersebut dapat berubah atau tetap. Ilmu nahwu juga memungkinkan seseorang untuk membaca akhir kata dengan benar, apakah harus dibaca dengan dhammah, fathah, atau kasrah, misalnya.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
5 hari lalu

Momen Ratusan Santri Datangi Istana Kepresidenan, Lihat Langsung Tempat Kerja Prabowo

6 hari lalu

Tangis Ibu Santri Korban Pembakaran di Lombok Pecah saat Mengadu ke Komisi III DPR

15 hari lalu

Godok RUU Pemilu, Komisi II DPR bakal Datangi NU hingga Muhammadiyah

17 hari lalu

Golkar Ajak NU Perkuat Peran Jadi Penyeimbang: Nasihatnya Dibutuhkan Negara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal