JAKARTA, iNews.id- Cara membaca kitab kuning penting diketahui bagi para penuntut ilmu syar'i serta calon da'i. Keterampilan membaca tulisan Arab tanpa harakat akan sangat membantu setiap Muslim dan Muslimah dalam memahami dalil-dalil Al-Qur'an dan As-Sunnah.
Pengetahuan yang menjadi dasar dari kemampuan ini adalah ilmu nahwu dan sharaf. Ilmu nahwu adalah ilmu tata bahasa Arab yang membahas tentang keadaan akhir kata dalam kalimat dan perubahan yang terjadi pada kata tersebut.
Sementara itu, ilmu sharaf adalah ilmu tata bahasa Arab yang membahas tentang pembentukan kata sebelum disusun dalam kalimat.
Kedua ilmu ini memiliki pentingnya masing-masing. Dengan memahami ilmu nahwu, seseorang dapat membedakan antara subjek (fa'il) dan objek (maf'ul bih).
Selain itu, dengan memahami ilmu nahwu, seseorang dapat mengenali akhiran dari suatu kata, apakah akhiran tersebut dapat berubah atau tetap. Ilmu nahwu juga memungkinkan seseorang untuk membaca akhir kata dengan benar, apakah harus dibaca dengan dhammah, fathah, atau kasrah, misalnya.