8 Cara Membaca Kitab Kuning, Calon Da'i Wajib Simak

Komaruddin Bagja
Cara membaca kitab kuning. Ilustrasi Hadits Qudsi kitab kuning (Istimewa)

Kitab-kitab yang menjadi rujukan penting bagi para santri dalam mempelajari ilmu nahwu dan sharaf adalah Al-Jurumiyah, Matan Matnul Al Bina, dan Amtsilati Tasrifiyyah. 

Kehandalan dalam memahami dan menguasai kedua ilmu ini menjadi pintu gerbang bagi para pelajar untuk memahami kitab kuning secara lebih mendalam.

3.Membaca dan menghafal kosa kata bahasa Arab 

Cara membaca kitab kuning selanjutnya yakni membaca serta menghafal kosa kata bahasa Arab secara intensif. Hal ini dapat dicapai dengan membaca secara aktif dan mengartikan kosa kata tersebut. 

Salah satu metode yang efektif untuk menghafal adalah dengan membaca makna kata Arab sebanyak tujuh kali berulang-ulang, sehingga secara otomatis akan tertanam dalam ingatan. Sebagai contoh, ketika kata "abun" yang berarti "bapak" dibaca tujuh kali, maka akan mudah dihafal.

4.Menjaga sanad keilmuan dengan bertawasul 

Ini merupakan etika yang penting bagi seorang santri ketika membaca atau menghafal kitab kuning. Salah satu bentuk penghormatan kepada pengarang kitab adalah dengan membaca Al-Fatihah untuk pengarang seperti Syekh Abu Suja dalam kitab Taqrib. 

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
6 hari lalu

Momen Ratusan Santri Datangi Istana Kepresidenan, Lihat Langsung Tempat Kerja Prabowo

8 hari lalu

Tangis Ibu Santri Korban Pembakaran di Lombok Pecah saat Mengadu ke Komisi III DPR

17 hari lalu

Godok RUU Pemilu, Komisi II DPR bakal Datangi NU hingga Muhammadiyah

19 hari lalu

Golkar Ajak NU Perkuat Peran Jadi Penyeimbang: Nasihatnya Dibutuhkan Negara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal