Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,
“Jibril itu (saling) belajar Al-Qur’an dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam setiap tahun sekali (khatam). Ketika di tahun beliau akan meninggal dunia dua kali khatam. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa pula beri’tikaf setiap tahunnya selama sepuluh hari. Namun di tahun saat beliau akan meninggal dunia, beliau beri’tikaf selama dua puluh hari.” (HR. Bukhari).
Amalan di bulan puasa yang kedua adalah sahur. Sahur adalah amalan yang akan sering dilakukan umat Islam selama bulan Ramadhan. Sahur yang dilakukan juga bukan sekadar untuk mengisi tenaga dan mempersiapkan diri untuk puasa nantinya.
Di balik sahur yang kita lakukan, terdapat keberkahan dan keutamaan lainnya. Dari Anas bin Malik, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Makan sahurlah kalian karena dalam makan sahur terdapat keberkahan.” (Muttafaqun ‘alaih).
Selain itu, amalan lain yang berkaitan dengan sahur adalah anjuran untuk mengakhirkan sahur. Hal ini berdasarkan hadis dari Anas, dari Zaid bin Tsabit, ia berkata,