JAKARTA, iNews.id - Hukum bacaanidgham mutaqaribain kabir wajib dibaca idzhar (jelas). Menurut para ulama qiro’at, di antarnya Imam As-Sakhowi. Mereka menjelaskan penggunaan Idghom Kabir hanya dalam Qiro’at imam Abu Amr Al-Bashri Riwayat As-Susi.
Sedangkan kebanyakan di Indonesia mengikuti Imam Ashim Riwayat Hafs yang menyatakan Idgham Mutaqaribain Kabir dibaca Idzhar bukan Idgham.
Dalam bacaan riwayat Imam Hafsh dari Imam Ashim, Idgham mutaqaribain hanya berlaku pada huruf-huruf berikut:
1. Huruf Qaf (ق) sukun bertemu kaf (ك)
2. Huruf Lam (ل) sukun bertemu Ra (ر)
3. Huruf Lam (ل) Ta'riif bertemu dengan Huruf Ta (ت), Tsa (ث) Dal (د), Dzal (ذ), Ra (ر), Zai (ز), Sin (س), Syin (ش), Shad (ص), Dhadh (ض), Tha (ط), zha (ظ), Nun (ن)
3. Huruf Nun (ن) sukun bertemu Ya (ي), Mim (م ), Wawu (و), Lam (ل), Ra (ر)
Contoh Idgham Mutaqaribain Kabir penting diketahui dan dipahami agar bisa membaca Al Quran dengan benar dan tartil sesuai kaidah ilmu tajwid. Idgham Mutaqaribain Kabir ini merupakan salah satu bagian dari hukum idgham dalam ilmu tajwid.