Sejarah Tradisi Lebaran Ketupat, Makna dan Filosofinya bagi Masyarakat Jawa

Kastolani Marzuki
Lebaran Ketupat memiliki makna dan filosofi yang mendalam khususnya bagi Muslim Jawa. (Foto: ist)

Berbagai macam ketupat disajikan dalam menyambut makna tradisi lebaran ketupat oleh masyarakat Jawa ini. Ada ketupat glabed yang berasal dari Tegal, ketupat babanci dari Betawi serta ketupat bawang khas Madura.

Dasar dari pelaksanaan lebaran ini ternyata dalam rangka merayakan selesainya pelaksanaan ibadah puasa 6 hari di bulan Syawal. Puasa 6 hari di bulan Syawal dimulai pada hari kedua setelah hari raya Idul Fitri, karena pada hari pertama atau tanggal 1 syawal umat Islam diharamkan untuk berpuasa.

Puasa syawal tersebut kemudian akan berakhir pada tanggal 7 Syawal, sehingga Lebaran Ketupat ini akan dilaksanakan pada tanggal 8 sebagai perayaan selesainya puasa 6 hari di bulan Syawal tersebut.

Puasa 6 hari di bulan syawal ini merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW karena keutamaannya yang sangat besar. Nabi Muhammad SAW bersabda:

قال صلى اللَّهُ عليه وسلم من صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا من شَوَّالٍ كان كَصِيَامِ الدَّهْرِ رَوَاهُ مُسْلِمٌ

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ngamuk! Sunan Kalijaga Angkat Bicara usai Dicap Tak Profesional oleh Erin

57 tahun lalu

Erin Wartia Ungkap Alasan Pecat Sunan Kalijaga sebagai Pengacara: Nggak Profesional

57 tahun lalu

Viral Sunan Kalijaga Ribut dengan Erin Wartia? Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Erin Gandeng Pengacara Baru Lawan Eks ART, Sunan Kalijaga: Gak Mau Tahu!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal