Mengapa Nabi Muhammad SAW Disebut sebagai Rasul Terakhir? Simak Penjelasannya!

Komaruddin Bagja
Mengapa Nabi Muhammad SAW disebut sebagai Rasul terakhir? (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Mengapa Nabi Muhammad SAW disebut sebagai Rasul terakhir? Nabi Muhammad SAW dihormati dalam Islam sebagai rasul terakhir yang diutus oleh Allah SWT. 

Gelar ini, yang dikenal sebagai Khatam an-Nabiyyin, secara harfiah berarti “penutup para nabi,” dan memiliki implikasi penting dalam kepercayaan dan praktik keagamaan umat Islam.

Bukti dari Al-Qur’an dan Hadits

Al-Qur’an secara eksplisit menyebutkan Nabi Muhammad SAW sebagai rasul terakhir dalam Surat Al-Ahzab ayat 40, yang berbunyi:

مَاكَانَمُحَمَّدٌاَبَآاَحَدٍمِّنْرِّجَالِكُمْوَلٰكِنْرَّسُوْلَاللّٰهِوَخَاتَمَالنَّبِيّٖنَۗوَكَانَاللّٰهُبِكُلِّشَيْءٍعَلِيْمًا

Artinya: “Muhammad itu sekali-kali bukan bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
4 hari lalu

Menag Minta Alumni Perguruan Tinggi Islam Jadi Cendekiawan yang Berkontribusi Nyata

17 hari lalu

Pemerintah Arab Saudi Cuci Ka'bah Hari Ini, Gunakan Air Zamzam dan Wewangian

25 hari lalu

Aktor Giancarlo Esposito Mualaf usai Syuting di Arab Saudi? Ini Faktanya!

31 hari lalu

Menag Yakin Indonesia Jadi Pusat Peradaban Islam Modern

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal