Pengertian Takdir Muallaq dan Contohnya dalam Islam

Kastolani Marzuki
Jodoh dan rezeki sudah ditakdirkan oleh Allah bagi tiap hamba-Nya. Namun, takdir muallaq itu bisa diubah dengan ikhtiar dan doa. (Foto: ist)

Dalam hadis, Rasulullah SAW pernah bersabda:

لاَ يَرُدُّ القَضَاءَ شَىءٌ إلاّ الدُّعَاءُ (رواه الترمذي)

Artinya: “Tidak ada sesuatu yang dapat menolak Qadla kecuali doa” (HR. at-Tirmidzi).

Doa ada yang dikabulkan dan ada pula yang tidak dikabulkan. Yang pasti, bahwa setiap doa yang dipintakan oleh seorang hamba kepada Allah adalah sebagai kebaikan bagi dirinya sendiri, artinya bukan sebuah kesia-siaan belaka. Dalam keadaan apapun, seorang yang berdoa paling tidak akan mendapatkan salah satu dari kebaikan yang telah kita sebutkan di atas.

Sedangkan takdir Mubram adalah ketentuan Allah yang pasti terjadi dan tidak dapat berubah. Ketentuan ini hanya ada pada Ilmu Allah, tidak ada siapa pun yang mengetahuinya selain Allah. 

Contoh Takdir Mubram yakni kematian baik  mati dalam keadaan kufur (asy-Syaqaawah), dan mati dalam keadaan beriman (as-Sa’aadah), ketentuan dalam dua hal ini tidak berubah. Seorang yang telah ditentukan oleh Allah baginya mati dalam keadaan beriman maka itulah yang akan terjadi baginya, tidak akan pernah berubah. 

Kewajiban Iman terhadap Qadha dan Qodar

Kewajiban iman kepada Qadla dan Qadar disebutkan dalam sebuah hadits shahih. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
3 tahun lalu

Fungsi Iman kepada Hari Akhir, Muslim Harus Tahu!

3 tahun lalu

Mengapa Kita Harus Beriman kepada Nabi dan Rasul? Ternyata Ini Jawabannya

3 tahun lalu

Mengapa Kita Harus Mengimani Malaikat Allah SWT? Berikut Alasannya

3 tahun lalu

6 Contoh Takdir Mubram dan Muallaq beserta Penjelasannya dalam Islam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal