5 Perbedaan Haji dan Umroh yang Perlu Diketahui Muslim

Kastolani Marzuki
Mendaftar haji semakin mudah. Lewat SIAP HAJI dari MNC Guna Usaha Indonesia, Rp1 juta bisa menjadi awal untuk menuju Baitullah. (Foto: Ilustrasi/Reuters).

Umroh sunnah dilaksanakan setelah umroh wajib, baik untuk kali kedua dan seterusnya dan dilakukan bukan karena nadzar.

Umroh dapat dilaksanakan kapan saja, kecuali ada beberapa waktu yang dianggap makruh melaksanakan umroh bagi jemaah haji, yaitu saat jemaah haji wukuf di Padang Arafah pada hari Arafah, hari Nah{r (10 Dzulhijjah), dan hari-hari tasyriq.

Dari dua ibadah tersebut yakni haji dan umroh ada beberapa perbedaan yang perlu diketahui.

Berikut 5 perbedaan haji dan umroh:

1. Haji Terikat Waktu Tertentu

Direktur Rumah Fiqih Indonesia, Ustaz Ahmad Sarwat menjelaskan, ibadah haji tidak bisa dikerjakan di sembarang waktu. Dalam setahun, ibadah haji hanya dikerjakan sekali saja, dan yang menjadi intinya, ibadah haji itu harus dikerjakan pada tanggal 9 Dzulhijjah, yaitu saat wuquf di Arafah, karena ibadah haji pada hakikatnya adalah wuquf di Arafah.

Maka seseorang tidak mungkin mengerjakan ibadah haji ini berkali-kali dalam setahun. Ibadah haji hanya bisa dilakukan sekali saja. Dan rangkaian ibadah haji itu sudah dimulai sejak bulan Syawwal, Dzulqa'dah dan Dzulhijjah.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
5 hari lalu

Kemenhaj Catat Ada 189 Aduan Penipuan Haji-Umrah, Begini Modusnya

7 hari lalu

Prabowo Minta Sapu Bersih Kartel dan Mafia terkait Haji dan Umrah

7 hari lalu

Prabowo Soroti Tata Kelola Keuangan Haji, Perintahkan Audit Forensik

7 hari lalu

Prabowo Usul Komposisi Biaya Haji 52:48 agar Tak Beratkan Jemaah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal