Sahur Saat Azan Subuh Berkumandang, Sah atau Tidak?

Inas Rifqia Lainufar
Muslim disunnahkan mengakhirkan makan sahur saat puasa Ramadhan. (Foto: ist)

Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur’an, “Dan makan dan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai datang malam,” (QS. Al-Baqarah: 187).

Lalu, bagaimana jika seseorang yang hendak berpuasa di hari itu masih mengonsumsi makanan atau minuman saat azan subuh berkumandang?
Syekh Sirojudin Al-Bulqini dalam kitab At-Tadrib juz 1 halaman 343 menuturkan, “yang ketujuh (dari hal-hal yang perlu diperhatikan) adalah menahan diri secara menyeluruh dari apa-apa (yang membatalkan puasa) yang telah disebut sepanjang hari dari terbitnya fajar hingga tenggelamnya matahari.”


Ustaz Adi Hidayat, seorang ulama di Indonesia turut mempertegas waktu sahur dengan mengatakan, “Tidak ada yang dimakan, tidak ada yang diminum karena puasa di situ waktunya sudah harus dimulai.”

Maka bisa disimpulkan bahwa mengonsumsi makanan saat azan Subuh berkumandang dapat membatalkan puasa.

Anda bahkan harus memuntahkan kembali makanan atau minuman yang Anda konsumsi apabila azan subuh telah berkumandang sesuai dengan perkataan Ustaz Abdul Somad dalam kanal YouTube ‘Mentari Senja TV’ (3/5/2020).

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BPS Catat Inflasi Maret 2026 Turun jadi 0,41% meski Puasa dan Lebaran

57 tahun lalu

Menlu 8 Negara Kecam Keras Israel: Halangi Ibadah di Masjid Al Aqsa hingga Gereja Suci Yerusalem

57 tahun lalu

Airlangga Yakin Ekonomi RI Tumbuh 5,5%, Didorong Geliat Ramadan

57 tahun lalu

Menag Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H: Puasa Perkuat Empati dan Kepedulian Sesama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal