Sejarah Singkat Masjid Istiqlal dan Kegunaannya, Terbesar di Asia Tenggara Diarsiteki Penganut Protestan

Kastolani Marzuki
Masjid Istiqlal tempat ibadah umat Islam di Indonesia yang merupakan terbesar di Asia Tenggara.(Foto: M Refi Sandi)
Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. (Riezky Maulana/MNC Portal)

Gagasan itu kemudian diwujudkan dengan pemancangan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Masjid Istiqlal oleh Presiden Soekarno pada 24 Agustus 1961. Momen itu bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan disaksikan ribuan umat Islam. 

Namun, pembangunan masjid ini tidak berjalan lancar, karena situasi politik yang kurang kondusif.

Setelah situasi politik mereda, pada tahun 1966, Menteri Agama KH M Dahlan memelopori kembali pembangunan Masjid Istiqlal. Kepengurusan dipegang oleh KH Idham Chalid yang bertindak sebagai Koordinator Panitia Nasional Pembangunan Masjid Istiqlal. 

Uniknya, Arsitek Masjid Istiqlal adalah Frederich Silaban, seorang Kristen Protestan.

17 tahun kemudian, Masjid Istiqlal selesai dibangun. Dimulai pada tanggal 24 Agustus 1961, dan diresmikan penggunaannya oleh Presiden Soeharto pada tanggal 22 Februari 1978, ditandai dengan prasasti yang dipasang di area tangga pintu As-Salam.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Momen Presiden Jerman Jelajahi Terowongan Silaturahmi, Terkesan Suara Bedug Masjid dan Lonceng Gereja

57 tahun lalu

Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier bakal Bertemu Prabowo di Jakarta Senin Depan

57 tahun lalu

Presiden Jerman bakal Kunjungi Masjid Istiqlal, Stafsus Menag: Perkuat Diplomasi Agama

57 tahun lalu

Idul Adha, Masjid Istiqlal Salurkan 10.728 Bungkus Daging Kurban Isi 1 Kg per Paket

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal