Sebelumnya, pihak The Sounds Project selaku penyelenggara juga telah memberikan pernyataan resmi setelah video tersebut viral.
Penyelenggara mengaku marah, kecewa, dan mengecam aksi yang menjadikan agama sebagai bagian dari tantangan atau promosi produk.
The Sounds Project menegaskan mereka tidak pernah membenarkan perilaku yang menjadikan agama sebagai bahan challenge maupun promosi produk dalam bentuk apa pun.
Penyelenggara juga menyatakan telah menegur pihak sponsor terkait dan meminta persoalan tersebut diselesaikan hingga tuntas.
Selain itu, The Sounds Project melakukan evaluasi internal agar kejadian serupa tidak kembali terjadi pada penyelenggaraan acara berikutnya.