Menurut pihak Newport, aksi tersebut muncul secara spontan dari salah seorang pengunjung yang berada di lokasi.
“Kami perlu meluruskan bahwa aktivitas tersebut bukan merupakan program, konsep promosi, challenge, maupun arahan yang dibuat atau direncanakan oleh Newport. Aktivitas tersebut muncul secara spontan dari pengunjung yang berada di lokasi,” tulis manajemen Newport dalam pernyataan resminya.
Klarifikasi ini menjadi fakta penting di tengah anggapan yang berkembang bahwa tantangan tersebut merupakan bagian dari strategi promosi Newport.
Penjelasan Newport tersebut sejalan dengan keterangan MC yang bertugas di booth saat kejadian, Ega.
Sebelumnya, Ega mengungkap bahwa seorang pengunjung tiba-tiba mengambil alih mikrofon miliknya ketika acara memasuki jeda. Pengunjung tersebut kemudian membuat sayembara kepada pengunjung lainnya untuk melafalkan salah satu surat dalam Al-Qur’an.