Cegah Obesitas, Perhatikan Batas Aman Anak Konsumsi Gula

Niko Prayoga
Konsumsi makanan cepat saji, serta maraknya minuman berpemanis menjadi faktor utama peningkatan kasus obesitas pada anak. (Foto: Ilustrasi AI)

"Kalau obesitas juga bisa risiko resistensi insulin ya, bisa juga mencetuskan DM pada anak. Selain itu, dampak jangka panjangnya juga bisa ke masalah ginjal, kalau memang konsumsi dalam jangka waktu yang panjang menyebabkan obesitas, hipertensi nanti kemudian hari komplikasinya, bisa juga salah satunya membebani fungsi ginjal yang kerja berlebihan akhirnya menyebabkan penyakit ginjal kronik pada anak," ujarnya.

Dia menjelaskan batas konsumsi gula tambahan berbeda pada setiap kelompok usia. Bahkan, anak di bawah usia dua tahun tidak dianjurkan mengonsumsi gula tambahan sama sekali.

"Pada anak tentunya tergantung kelompok usia. Di bawah usia dua tahun tidak direkomendasikan untuk pemberian gula tambahan. Usia dua tahun sampai enam tahun, itu maksimal hanya empat sendok teh saja per hari atau sekitar 19 gram," ucapnya.

Menurutnya, tingginya paparan makanan dan minuman tinggi gula membuat peran keluarga menjadi sangat penting dalam membentuk pola makan sehat anak sejak dini. Orang tua perlu mengawasi asupan harian sekaligus membatasi konsumsi minuman berpemanis dan makanan tinggi gula.

"Iya, jadi pertama dimulai dari keluarga tentunya. Jangan sampai anak terlalu sering mengonsumsi makanan ataupun minuman yang tinggi gula," katanya.

Baca Juga

dr Reza menilai edukasi gizi kepada orang tua menjadi langkah penting untuk menekan angka obesitas pada anak. Dengan menerapkan pola makan seimbang dan membatasi gula tambahan sesuai rekomendasi, risiko diabetes, hipertensi, hingga penyakit ginjal kronis pada anak dapat diminimalkan sejak usia dini.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
1 hari lalu

Dampak Gluten Berlebih Mirip Gula, Batasi Konsumsi demi Cegah Penyakit Kronis

5 hari lalu

Mentan Targetkan RI Swasembada Gula dalam 2 Tahun, Begini Strateginya

12 hari lalu

Sering Ngantuk dan Lemas setelah Makan? Bisa Jadi Tanda Gula Darah Melonjak

1 bulan lalu

Wamentan Pastikan Indonesia Tak Lagi Impor Beras, Jagung dan Gula

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal