JAKARTA, iNews.id - Kolagen kerap dianggap sebagai rahasia di balik kulit yang tampak awet muda. Tak sedikit orang memilih mengonsumsi suplemen kolagen dengan harapan kulit menjadi lebih kencang, lembut, dan terjaga kelembapannya.
Namun, seberapa besar sebenarnya peran kolagen bagi kesehatan kulit? Kolagen merupakan protein paling dominan di dalam tubuh manusia, jumlahnya mencapai sekitar 30 persen dari total protein. Zat ini menjadi komponen utama jaringan ikat, termasuk kulit, rambut, dan kuku.
Peran kolagen sangat penting karena berfungsi sebagai penopang struktur kulit. Kolagen membantu menjaga kekuatan, elastisitas, serta tekstur kulit agar tetap halus dan lentur. Sayangnya, kemampuan tubuh memproduksi kolagen akan menurun seiring bertambahnya usia, rata-rata sekitar 1 persen setiap tahun.
Penurunan produksi kolagen inilah yang sering dikaitkan dengan munculnya tanda-tanda penuaan seperti garis halus, kerutan, dan kulit yang mulai kehilangan kekenyalannya. Karena itu, suplemen kolagen dianggap sebagai salah satu solusi untuk membantu menjaga kondisi kulit.
Salah satu manfaat yang kerap dikaitkan dengan konsumsi kolagen adalah membantu meningkatkan hidrasi kulit. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa suplemen kolagen, terutama bila dikombinasikan dengan vitamin C, berpotensi membuat kulit terasa lebih lembap dan tampak lebih sehat.
Selain itu, kolagen juga diyakini berperan dalam mendukung elastisitas kulit. Suplemen ini dipercaya dapat merangsang aktivitas sel pembentuk kolagen baru, sehingga membantu kulit mempertahankan kekenyalannya. Meski demikian, hasil yang dirasakan bisa berbeda pada setiap orang.