"Lalu karena anak tersebut menolak, Sarwendah serba salah. Tidak mempertemukan, dia tetap digoreng-goreng, tetap diisukan yang tidak benar. Membujuk, takutnya nanti dianggap terlalu kesannya keras, menekan," kata Pablo.
Bahkan, Pablo mengungkap adanya kekhawatiran lain setelah dilakukan pemeriksaan psikologis terhadap anak-anak.
Menurut dia, muncul kesan dalam pikiran anak-anak bahwa Sarwendah seolah-olah mengusir mereka ketika meminta mereka bertemu dengan Ruben.
"Ada kesan anak-anak yang timbul di pikirannya bahwa seakan-akan Sarwendah mengusir anak-anak ketika menyuruh mereka bertemu dengan Saudara Ruben," tuturnya.
Situasi inilah yang kemudian membuat pihak Sarwendah meminta bantuan Komnas Anak. Pablo menegaskan, kedatangan mereka bukan dalam rangka melaporkan Ruben atas dugaan tindak pidana.