"Cuma dari pihak Reren sama keluarga sudah bulat dan sudah minta surat semuanya, surat nikah, akta, KTP, KK, semuanya diminta," ungkapnya.
Momen paling menyakitkan bagi Dede terjadi ketika dirinya kembali meminta kepastian kepada sang istri. Ia berharap masih ada ruang untuk berdiskusi dan memperbaiki hubungan yang telah dibangun selama bertahun-tahun. Namun harapan itu sirna setelah Karen memberikan jawaban yang tegas.
"Saya tanya balik lagi, ini bener-bener mau pisah apa nggak, bisa diomongin lagi. 'Udah nggak bisa De', katanya gitu. Oh ya sudah," tuturnya.
Di tengah situasi yang semakin rumit, Dede mengaku alasan terbesar dirinya ingin mempertahankan rumah tangga adalah demi anak-anak. Menurutnya, keberadaan anak menjadi sumber kekuatan yang membuatnya terus berusaha mencari jalan damai.
"Sebenernya satu, anak-anak. Namanya rumah tangga kita bisa memperbaikinya lagi. Anaklah yang memperkuat Dede untuk mempertahankan," kata Dede.
Saat ini, Dede dan Karen diketahui sudah tidak tinggal serumah. Karen memilih menetap di kawasan Jelambar, sementara Dede tinggal di rumah orang tuanya di kawasan Jalan Bangka. Perpisahan tempat tinggal itu terjadi setelah muncul dugaan kasus KDRT yang disebut menjadi salah satu pemicu keretakan rumah tangga mereka.
Selain itu, Dede juga mengakui pernah selingkuh dari Karen Hertatum. Hal itu juga diduga menjadi alasan Karen menutup pintu rujuk untuk Dede Sunandar.