"Jadi di sini Dokter juga ingin mengucapkan kata maaf terhadap HS dan suaminya, mungkin yang pernah tersinggung. Karena mungkin Dokter terhasut atau terperdaya dengan ucapan beberapa orang yang Dokter sempat percaya," ujarnya.
Tak hanya melalui pernyataan, Doktif juga berencana menemui Heni Sagara secara langsung untuk menyampaikan permintaan maaf.
"Doktif juga ingin menyampaikan permintaan maaf, dan sepertinya Doktif juga harus membuat janji bertemu—jika beliau berkenan—dengan HS untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung. Dan menyampaikan bahwa pabrik beliau ya aman-aman saja sebenarnya," kata Doktif.
Doktif mengungkapkan penyesalan mendalam atas polemik tersebut. Dia mengaku tidak menyangka niatnya mengedukasi masyarakat justru dimanfaatkan oleh oknum yang terlibat dalam persaingan bisnis.
"Dokter menyesal dan merasa begitu mudahnya menerima cerita dari orang-orang yang Dokter pikir amanah... Ada beberapa orang yang memang menggunakan Doktif, memanfaatkan Doktif untuk ikut di persaingan bisnis yang kotor, sementara Doktif tidak mengerti sama sekali soal itu," ujarnya.
Menurut Doktif, kejadian tersebut menjadi tamparan sekaligus pembelajaran penting baginya. Dia mengaku akan lebih berhati-hati dalam menerima dan menyampaikan informasi kepada publik.
"Ini jadi pembelajaran luar biasa untuk tidak mudah percaya ke orang," kata Doktif.