Chiki mengaku tubuhnya sempat gemetar saat merasakan gempa susulan tersebut. Menurut dia, guncangan yang terjadi cukup intens sehingga membuat masyarakat masih merasa tidak aman dan terus waspada.
Bahkan, guncangan tersebut dirasakan cukup kuat hingga membuat mobil bergoyang hebat. Plafon bagian rumah yang dijadikan posko relawan juga ikut roboh akibat gempa.
"Ini gemetar, artinya intense gempa, tapi yang barusan ini goyang banget, sampai mobil goyang. Depan rumah kita runtuh-runtuh, padahal termasuk rumah yang kuat. Ini gempa susulannya banyak banget,” kata dia.
Chiki juga menyayangkan kerusakan yang terjadi di bagian depan rumah yang dijadikan posko relawan. Pasalnya, rumah tersebut menjadi tempat para relawan berdiskusi dan mempersiapkan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak gempa.
Dalam video tersebut, terlihat sejumlah relawan berusaha mengambil dan menyelamatkan barang-barang yang tertimpa reruntuhan plafon.
"Jadi keluar semua. Ini tempat kita semalem... diskusi, macam-macam,” ujarnya.
Kondisi tersebut membuat Chiki dan para relawan harus semakin waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan saat menjalankan aktivitas kemanusiaan di Nagekeo.