Selain meminta restu, Richard juga mengamalkan doa yang secara khusus disampaikan Ustadz Derry Sulaiman. Doa tersebut merupakan doa Nabi Yunus AS ketika berada di dalam perut ikan yang dikenal sebagai doa memohon ampunan dan pertolongan Allah.
"Ustadz Derry menyampaikan kepada saya, lafalkan doa: 'Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minadz dzaalimiin'. Tiada yang berhak disembah selain Engkau, Mahasuci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang yang zalim. Ini adalah doa Nabi Yunus di dalam perut ikan paus yang memohon pengampunan dan juga pertolongan kepada Allah," kata Richard dengan suara lirih.
Richard juga menyinggung pentingnya keadilan dalam proses hukum yang sedang dijalaninya. Dia berharap perkara tersebut diputus berdasarkan bukti yang memiliki kredibilitas dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Perpanjangan tangan Allah di sini, dan saya yakin keadilan tidak boleh dibangun atas bukti yang tidak jelas asal-usulnya atau palsu. Sebab ketika bukti kehilangan kredibilitasnya, tuduhan tidak serta-merta berubah menjadi kebenaran," katanya.
Richard menegaskan seluruh upaya pembelaan telah dilakukan selama persidangan. Dia kini memilih menyerahkan hasil akhirnya kepada Tuhan, meski tetap siap kembali memperjuangkan haknya jika putusan tidak sesuai harapan.
"Kalian tanya tadi ke saya seberapa saya yakin... saya serahkan semuanya kepada Allah. Benar kata Ustadz Derry, guru-guru saya, Ustadz Hanan Attaki, udah tugas saya sudah selesai. Saya sudah ikhtiar yang terbaik, sisanya saya serahkan kepada Allah. Mau mengatakan saya bebas, enggak... ya kalau enggak, ya saya melakukan perlawanan terbaik lagi," ujar Richard.