Meski demikian, Fahira mengatakan dirinya masih memiliki kesempatan untuk mempertimbangkan keputusan tersebut dan mencari pendapat medis lain.
Setelah mempertimbangkan kondisinya, Fahira akhirnya memutuskan mencari second opinion ke Penang, Malaysia.
Dia mengaku sengaja berangkat beberapa hari setelah keluar dari rumah sakit di Indonesia karena khawatir kondisi apendiksnya memburuk hingga pecah.
Sesampainya di Penang, Fahira berkonsultasi dengan dokter. Dia juga mengaku telah meminta izin untuk merekam proses konsultasi karena sejak awal memang berniat membagikan pengalaman tersebut kepada publik.
Dokter kemudian melihat hasil pemeriksaan sebelumnya dan menyarankan Fahira menjalani CT scan untuk memastikan kondisi apendiks.