Masuk Warisan Dunia, Raja Ampat Terancam Rusak Permanen akibat Pertambangan Nikel

Muhamad Fadli Ramadan
Raja Ampat  masuk dalam daftar warisan dunia Unesco yang kini terancam rusak permanen akibat rencana aktivitas pertambangan. (Foto: IG indonesiajuaratrip)

"Kami percaya bahwa kekuatan masa depan Raja Ampat ada pada kelestarian laut, budaya, dan masyarakatnya, maka inilah yang harus dijaga dengan sebaik-baiknya," ucapnya.

Sekadar informasi, Raja Ampat memiliki kekayaan alam sebesar 75 persen untuk spesies terumbu karang di dunia, 1.400 jenis ikan-ikan karang, dan 700 invertebrata jenis moluska. Beberapa jenis ikan yang ada di sana salah satunya adalah pari manta (Mobula Birostris).

Bukan hanya biota laut, aktivitas pertambangan yang merusak alam tersebut juga mengancam satwa-satwa khas di Raja Ampat. Salah satunya adalah cendrawasih botak yang hanya bisa ditemui di kawasan Raja Ampat.

Jenis burung tersebut menarik perhatian para pengamat burung dari luar negeri karena keunikannya. Burung cendrawasih botak juga kerap hinggap di rumah warga yang menjadikannya sarana ekowisata sehingga menguntungkan bagi masyarakat lokal.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
18 hari lalu

Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Tembus 8,98 Juta hingga Juli 2026, Naik 5,23 Persen

26 hari lalu

Sempat Coba Kabur ke Malaysia, WNA China Pemburu Penyu Sisik di Raja Ampat Ditangkap di Makassar

2 bulan lalu

Kementerian Pariwisata Hentikan Festival Golo Koe di Manggarai Barat usai Gempa M7,7

2 bulan lalu

Gempa di NTT, Kemenpar Ungkap Sejumlah Hotel hingga Destinasi Wisata Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal