"Saya sadar tindakan saya tersebut sepenuhnya salah dan tidak bisa dibenarkan dengan alasan apa pun. Saya menyadari bahwa tindakan tersebut tidak mencerminkan sikap profesional yang seharusnya dijunjung tinggi oleh seorang tenaga kesehatan," ujar Hilda, dikutip Kamis (6/8/2026).
Dia mengaku komentarnya merupakan tindakan yang tidak bijaksana dan tidak mencerminkan nilai-nilai yang seharusnya dipegang oleh seorang tenaga kesehatan.
Dalam video tersebut, Hilda juga menyampaikan penyesalan mendalam serta meminta maaf kepada masyarakat, keluarga pasien, pimpinan rumah sakit, rekan sejawat, hingga seluruh pihak yang terdampak akibat polemik tersebut.
Permintaan maaf itu diharapkan menjadi langkah awal untuk meredakan kegaduhan yang selama beberapa hari terakhir menjadi perhatian publik.
Menyusul viralnya kasus tersebut, manajemen RSUD Umbu Rara Meha Waingapu turut mengeluarkan pernyataan resmi.