Pihak rumah sakit menegaskan bahwa komentar yang beredar di media sosial merupakan pendapat pribadi Hilda dan sama sekali tidak mewakili sikap maupun kebijakan resmi rumah sakit.
Manajemen juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kegaduhan yang terjadi.
Selain itu, rumah sakit memastikan telah mengambil langkah penanganan internal sesuai ketentuan yang berlaku karena tindakan tersebut dinilai melanggar kode etik yang berlaku di lingkungan rumah sakit.
Dalam keterangannya, RSUD Umbu Rara Meha menyatakan seluruh kritik dan masukan dari masyarakat akan dijadikan bahan evaluasi guna meningkatkan profesionalisme tenaga kesehatan dan kualitas pelayanan kepada pasien.
Hilda menjadi salah satu dari sejumlah dokter dan tenaga kesehatan yang telah menyampaikan permintaan maaf setelah kasus Yurizal viral.