Bahlil juga menyoroti bagaimana media sosial saat ini memiliki kekuatan besar dalam membentuk tren secara cepat. Dia menilai fenomena viral seperti MBG muncul secara organik dari kreativitas masyarakat digital tanpa perencanaan khusus.
"Saya sendiri tidak tahu dan itu alami sekali. Dan saya sendiri penasaran ini siapa yang buat," ucapnya.
Meski demikian, dia menegaskan pentingnya penggunaan media sosial secara bijak di tengah kebebasan berekspresi. Menurutnya, kreativitas tetap perlu berada dalam koridor etika agar tidak menimbulkan konflik di ruang publik digital.
"Namun, kalau boleh juga dipergunakan dengan terukur. Contoh, jangan sampai masuk di sara. Jadi, kreativitas itu harus dihargai selama dalam kerangka yang baik dan benar. Ya risiko jadi pejabat publik, harus harus menerima semuanya," ujarnya.