Nalar Rawat menilai fenomena tersebut menunjukkan bagaimana sebuah narasi kesehatan dapat diterima dan diterjemahkan oleh masyarakat.
Mereka juga memahami bahwa komentar pihak ketiga tidak otomatis menjadi tanggung jawab Fahira. Namun, menurut Nalar Rawat, persoalan tersebut tetap perlu dijelaskan agar publik tidak menarik kesimpulan hanya berdasarkan satu sisi pengalaman.
Nalar Rawat kemudian meminta klarifikasi mengenai sejumlah hal yang dianggap penting dalam kasus Fahira Almira.
Pertama, mereka meminta penjelasan apakah tiga fasilitas kesehatan di Indonesia benar memberikan diagnosis definitif appendicitis atau diagnosis tersebut masih berupa dugaan atau suspek.
Kedua, mereka mempertanyakan apakah rekomendasi operasi memang telah diputuskan secara definitif.