JAKARTA, iNews.id – Produsen otomotif global antara lain Ford, Toyota, GM, BMW, Ferrari dan Hyundai kompak mengusulkan penghapusan pajak bensin di Amerika Serikat (AS). Usulan tersebut muncul di tengah lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) yang terus menekan konsumen.
Sebagai alternatif, mereka mendorong penerapan biaya berbasis berat kendaraan. Namun, gagasan ini dinilai berpotensi memicu polemik karena bisa berdampak langsung pada pemilik kendaraan tertentu.
Usulan tersebut disampaikan melalui Alliance for Automotive Innovation, organisasi yang menaungi berbagai produsen otomotif global. Presiden dan CEO organisasi, John Bozzella menyebut perubahan ini penting di tengah perubahan pola konsumsi energi.
Dia mengatakan kenaikan harga bensin membuat konsumen mulai beralih ke kendaraan hemat energi seperti hybrid. Tren tersebut terlihat dari kontribusi penjualan mobil hybrid yang mencapai 19 persen pada Januari 2026.
“Ini kemungkinan akan mempercepat kebangkrutan Dana Perwalian Jalan Raya,” ujarnya, dikutip dari Carscoops, Sabtu (4/4/2026).
Saat ini, pajak bensin federal di AS berada di angka 18,4 sen per galon dan tidak berubah sejak 1993. Jika disesuaikan dengan inflasi, nilainya diperkirakan sudah mencapai sekitar 42 sen per galon.