Abdi juga membantah tudingan di media sosial yang menyebut Yusuf menutupi fakta demi melindungi pihak tertentu.
"Penyelidik itu punya sistem, punya cara untuk menggali. Enggak mungkin kita bisa berbohong untuk menutupi hal-hal yang kita anggap bisa kita bohongi. Ada scientific crime, ada bukti CCTV, semuanya itu lengkap. Jadi katakan kebenaran walaupun itu pahit, apalagi yang mesti ditutupi?" ucap Abdi.
Di tengah proses hukum tersebut, Yusuf mengaku terganggu dengan berbagai narasi negatif yang beredar di media sosial. Menurut dia, serangan warganet bahkan mulai menyasar ranah pribadi, termasuk keluarga dan teman-temannya.
"Ganggu sih, lumayan. Apalagi ngebawa keluarga atau membawa hal-hal yang harusnya tidak harus dibawa, seperti teman juga beberapa yang kena. Fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhanlah ya, jadi enggak apa-apa, kata-katain aja terus, pahala juga balik kepada saya," kata Ucup.
Yusuf juga mengaku sedih melihat Onyo yang kini tidak lagi berada di lokasi syuting akibat persoalan tersebut. Dia menyebut kondisi itu cukup memengaruhi dirinya karena selama puluhan hari terbiasa bekerja bersama sang sahabat.
"Sedihlah ya, yang sudah 62 hari sampai sekarang syuting bareng sama dia, tiba-tiba enggak ada. Lumayan kepikiran juga ya gara-gara dia sudah enggak ada di sana," ujar Ucup.