Sidang Ammar Zoni, Kuasa Hukum Nilai Dakwaan JPU Sulit Dibuktikan

Niko Prayoga
Kuasa hukum Ammar Zoni, Jon Mathias, menilai dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus dugaan peredaran narkotika terhadap kliennya berpotensi sulit dibuktikan. (Foto: Niko Prayoga)

Tak hanya soal saksi, Jon juga menyoroti bukti lain seperti surat pernyataan para terdakwa dan foto-foto yang diduga diambil penyidik usai penggeledahan. Menurut dia, bukti tersebut semestinya sudah dilampirkan sejak awal saat jaksa menyampaikan dakwaan.

“Seharusnya seperti bukti, surat pernyataan itu harusnya dilampirkan dalam berkas dari awal sudah dimunculkan. Harusnya JPU sesuai keterangan ahli bikin P19, bukti-bukti keterangan rekaman dari pihaknya penyidik itu harusnya dari awal dilampirkan kok baru dimunculkan sekarang dan ini kan ada kejanggalan juga,” tambah dia.

Dia juga menyinggung absennya saksi ahli dalam persidangan. Kondisi tersebut dinilai semakin memperkuat dugaan bahwa dakwaan JPU tidak didukung pembuktian yang solid.

“Apalagi di sini sekarang kita lihat di perkara ini seperti nggak siap jaksanya. Kenapa jaksa nggak ada ahli? Jadi, ini bagi kita pengacara jadi kejanggalan,” kata Jon.

Jon menilai, jika pembuktian tidak disusun secara sistematis sejak awal, maka hal itu bisa menjadi pertimbangan majelis hakim dalam menilai kekuatan dakwaan. Pihaknya pun berkomitmen mengawal proses persidangan hingga tuntas demi memastikan hak-hak kliennya terpenuhi sesuai hukum yang berlaku.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
5 hari lalu

Nadiem Makarim Serahkan Memori Banding Kasus Korupsi Laptop Chromebook, Soroti Pertimbangan Hakim 

18 hari lalu

Kubu Sarwendah Tantang Ruben Onsu Bertemu Langsung 11 Juli 2026, Ada Apa?

24 hari lalu

Kuasa Hukum Buka Suara usai Roy Suryo Ditangkap Polda Metro

1 bulan lalu

Ngamuk! Sunan Kalijaga Angkat Bicara usai Dicap Tak Profesional oleh Erin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal