Tak Disangka, Rumput Purun dari Rawa Kalimantan Disulap Jadi Produk Bernilai Tinggi

Muhammad Sukardi
Perajin rumput purun. (Foto: Istimewa)

Menjaga Nilai Purun dan Lahan Basah

Purun yang tumbuh di kawasan basah memiliki karakter yang membuat tanaman tersebut dekat dengan ekosistem rawa dan gambut. Dengan memberikan nilai ekonomi terhadap tanaman yang tumbuh di lanskap tersebut, masyarakat memiliki peluang untuk memperoleh manfaat dari sumber daya lokal tanpa harus mengubah fungsi lahannya.

Namun, pemanfaatan purun tetap perlu berjalan beriringan dengan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Nilai ekonomi material lokal tidak otomatis menjamin kelestarian ekosistem, tetapi dapat menjadi salah satu bagian dari model yang menghubungkan kesejahteraan masyarakat dengan keberadaan lanskap lahan basah.

Ke depan, jenama itu menargetkan perluasan jaringan hingga lebih dari 1.000 perajin pada 2030. Inisiatif tersebut juga diarahkan pada pengembangan kemitraan dengan sektor perhotelan premium internasional serta perluasan pasar ekspor.

Selain memperluas pasar, mereka berencana mengembangkan sistem ketertelusuran berbasis QR. Sistem tersebut nantinya memungkinkan konsumen mengetahui perjalanan produk sekaligus informasi mengenai dampaknya terhadap perajin dan lanskap asal material.

"Kami ingin membuktikan bahwa produk sehari-hari dapat menjadi bagian dari solusi. Ketika material, desain, dan rantai pasok dirancang dengan tepat, sebuah produk dapat menciptakan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus mendorong kita untuk lebih menghargai alam tempat material tersebut berasal," ujar Alexandra.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
4 bulan lalu

Jelang HUT ke-499 Jakarta, Perajin Ondel-Ondel Setu Babakan Kebanjiran Pesanan

4 bulan lalu

Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe di Tangerang Terpaksa Perkecil Ukuran Produk

6 bulan lalu

Harga Kedelai Impor Melejit Imbas Perang AS-Iran, Perajin Tahu di Tegal Menjerit

4 bulan lalu

Craftote Tembus Pasar 4 Negara lewat Pemberdayaan BRI, Produk Serat Alam Go Global

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal