Tak hanya menghadapi teror dari pihak luar, Sarwendah juga dikejutkan dengan informasi bahwa rumah tersebut disebut-sebut terancam dilelang oleh bank. Kabar itu membuatnya enggan mempertahankan aset yang berpotensi menimbulkan persoalan hukum maupun finansial di kemudian hari.
"Klien kami mendapat informasi bahwa rumah itu sudah harus dilelang. Jadi klien kami tidak mau dong diberikan gono-gini yang seperti itu. Jadi ya sudahlah, enggak mau ambil pusing," kata Chris.
Situasi itulah yang akhirnya membuat Sarwendah mengambil keputusan besar. Dia memilih pindah ke rumah baru dan membawa anak-anaknya agar terhindar dari persoalan orang dewasa yang dinilainya bisa berdampak pada kondisi psikologis mereka.
Meski harus memulai hidup dari awal, Sarwendah mengaku keputusan tersebut diambil demi memberikan rasa aman kepada buah hatinya. Dia pun berusaha menjelaskan alasan kepindahan itu dengan hati-hati agar anak-anak tidak memiliki penilaian buruk terhadap siapa pun.
"Pasti butuh perjuangan saya ya untuk menjelaskan kenapa harus pindah. Saya akan menjelaskan seminim mungkin, sebaik mungkin tanpa memojokkan satu sama lain," ujar Sarwendah.