Pekan lalu, kondisi Trisno mendadak menurun drastis hingga tubuhnya tidak lagi bertenaga. Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan intensif.
Dari hasil pemeriksaan, tim dokter menyatakan fungsi ginjal Trisno tinggal sekitar 5 persen. Akibatnya, ia kini harus menjalani cuci darah secara rutin sambil mempertimbangkan kemungkinan menjalani transplantasi ginjal.
“Baru minggu lalu akhirnya bener-bener kami bawa ke rumah sakit karena sudah lemah di rumah. Kondisi terakhir masih intens cuci darah sampai ada kemungkinan untuk cangkok ginjal,” kata Sandy.
Tak hanya berjuang melawan gagal ginjal, Trisno juga harus menjalani operasi akibat adanya penyumbatan darah di otak. Tindakan tersebut dilakukan untuk mencegah risiko stroke yang dapat menyebabkan kelumpuhan.
Saat ini kondisi Trisno masih dalam pemantauan tim medis. Sandy mengungkapkan sahabatnya itu belum bisa banyak berkomunikasi karena masih berisiko mengalami kejang setelah menjalani operasi kepala.
Sandy pun berharap doa dan dukungan dari para penggemar Pas Band, yang dikenal sebagai Passer, agar Trisno dapat melewati masa pemulihan dan kembali sehat.