14 Menteri Israel Desak Netanyahu Rebut Tepi Barat dari Palestina: Sekarang saat yang Tepat!

Anton Suhartono
Sebanyak 14 menteri Israel menyerukan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk merebut Tepi Barat dari Palestina (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Sebanyak 14 menteri Israel menyerukan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk merebut Tepi Barat. Pernyataan itu disampaikan para menteri anggota partai sayap kanan itu melalui surat kepada Netanyahu, Rabu (2/7/2025) malam.

Menteri Keuangan Bezalel Smotrich mengatakan di media sosial X, para penandatangan meminta pemerintah untuk menerapkan kedaulatan atas Yudea dan Samaria (Tepi Barat) sebelum masa reses musim panas parlemen Knesset atau 27 Juli.

"Kemitraan strategis dan dukungan dari AS serta Presiden Donald Trump saat ini menciptakan waktu yang tepat untuk memimpin langkah ini (pencaplokan) sekarang," demikian isi surat, seperti dikutip dari Anadolu.

Surat itu juga memperingatkan pengakuan terhadap berdirinya negara Palestina di tanah yang tersisa bisa menimbulkan ancaman eksistensial bagi Israel.

Para penandatangan adalah menteri pertahanan, menteri perekonomi, menteri pertanian, menteri energi, menteri komunikasi, menteri perhubungan, menteri kehakiman, menteri pariwisata, menteri inovasi, menteri budaya, menteri urusan diaspora, menteri pendidikan, menteri kesetaraan sosial, menteri kerja sama kawasan, serta Ketua Knesset Amir Ohana.

Pemerintah Otoritas Palestina secara konsisten menegaskan Tepi Barat merupakan bagian integral dari negara Palestina di masa depan. Setiap pencaplokan wilayah menandai runtuhnya solusi dua negara.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
28 menit lalu

Iran Ancam Hancurkan Pangkalan Militer AS di Uni Emirat Arab

Internasional
3 jam lalu

Iran Tegaskan Tak Tutup Selat Hormuz kecuali untuk Kapal AS, Israel dan Sekutunya

Internasional
1 hari lalu

Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak saat Jalankan Misi Serang Iran, 6 Tentara Tewas

Internasional
2 hari lalu

Netanyahu Sebut Mojtaba Khamenei Boneka Garda Revolusi Iran, Tak Berani Muncul ke Publik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal