150 Anak Tewas akibat Radang Otak, Mahkamah Agung India Serukan Penyelidikan

Nathania Riris Michico
Seorang anak meninggal akibat penyakit otak di Bihar, India. (FOTO: AFP)

Aktivis sosial Tamanna Hashmi -yang mengajukan pengaduan di pengadilan- mengonfirmasi bahwa penyelidikan sudah diluncurkan.

Seperti dilaporkan kantor berita Press Trust of India, Rabu (26/6/20190), di New Delhi, Mahkamah Agung juga memerintahkan pemerintah Bihar untuk melaporkan fasilitas medis, nutrisi, sanitasi, dan kondisi kebersihan di negara bagian itu.

Pengacara untuk pemerintah Bihar mengatakan kepada pengadilan bahwa saat ini wabah tersebut sudah terkendali.

Lebih dari 1.350 anak meninggal akibat sindrom ini dalam 10 tahun terakhir, termasuk 355 pada 2014.

AES adalah penyakit radang otak, menyerang sebagian besar anak-anak yang kekurangan gizi di bawah 10 tahun.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
9 hari lalu

Merasakan Nuansa India di Tengah Jakarta lewat Diwali Bazaar 2026, Intip Keseruannya!

13 hari lalu

Menyamar Jadi Polisi, 3 Pria Perkosa Mahasiswi Picu Demonstrasi

24 hari lalu

Prabowo Tiba di Tanah Air usai Hadiri KTT BRICS 2026 di India

24 hari lalu

KTT BRICS 2026, Prabowo Bicara Posisi Indonesia di Cincin Api dan Ancaman Perubahan Iklim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal