150 Anak Tewas akibat Radang Otak, Mahkamah Agung India Serukan Penyelidikan

Nathania Riris Michico
Seorang anak meninggal akibat penyakit otak di Bihar, India. (FOTO: AFP)

NEW DELHI, iNews.id - Korban tewas akibat penyakit otak yang melanda anak-anak di negara bagian Bihar, India, meningkat. Kini 150 anak dilaporkan tewas dan pengadilan memerintahkan penyelidikan atas penyakit tersebut.

Mahkamah Agung negara itu juga menuntut pemerintah menjelaskan langkah-langkah yang sudah diambil untuk memerangi penyebaran Sindrom Ensefalitis Akut (AES); penyakit mematikan yang secara luas dikaitkan dengan buah leci mentah.

Pihak berwenang menyebut, 152 anak-anak tewas di distrik-distrik di seluruh negara bagian timur itu. Sebanyak 131 di antaranya berada di dua rumah sakit di Muzaffarpur, pusat penyebaran wabah itu.

Menurut para pejabat kesehatan, 111 anak-anak meninggal di Rumah Sakit dan Perguruan Sri Krishna yang dikelola pemerintah, dan 20 lainnya di rumah sakit Kejriwal, yang dijalankan oleh swasta.

Hakim Kepala Muzaffarpur memerintahkan penyelidikan atas adanya kemungkinan kelalaian oleh menteri kesehatan federal Harsh Vardhan, serta menteri kesehatan Bihar.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
2 hari lalu

Duh! Uang Kertas Senilai Rp222 Juta Ditabung 9 Tahun Rusak Digerogoti Tikus

3 hari lalu

Kaget! Pengemis Meninggal Dunia Tinggalkan Uang Ratusan Juta, Disumbang ke Masjid

3 hari lalu

Rekor! Kumpulan Catatan Mahatma Gandhi Terjual Rp30 Miliar dalam Lelang

4 hari lalu

RI Gandeng Lembaga Konservasi India Bangun 10 Rumah Sakit Bergerak untuk Satwa Liar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal