"Ada pesawat baru yang jatuh dua kali dalam setahun. Itu menjadi peringatan di industri penerbangan."
Setelah kecelakaan pada Oktober, Boeing mengirimkan pemberitahuan kepada maskapai yang memperingatkan mereka akan masalah dengan sistem anti-mandek.
Boeing diperkirakan akan merilis patch perangkat lunak bagi sistem tersebut untuk mengatasi masalah ini, seperti dilaporkan Reuters.
Belum jelas apakah sistem anti-mandek merupakan penyebab kecelakaan pada Minggu lalu itu. Pakar penerbangan mengatakan masalah teknis lain atau kesalahan manusia tidak bisa diabaikan.
Siapakah para korban?
Korban terdiri dari 30 kewarganegaraan, antara lain Kenya, Kanada, Ethiopia, Inggris, dan satu warga Indonesia bernama Harina Hafitz.