Perempuan berusia 60-an tahun tersebut merupakan satu dari tujuh staf World Food Program -badan pangan di bawah PBB– yang menumpang pesawat itu.
Penyelidikan akan dipimpin oleh pihak berwenang Ethiopia dalam koordinasi dengan tim pakar dari Boeing dan Dewan Keamanan Transportasi Nasional AS.
Ethiopian Airlines menyebut pihaknya sudah menangguhkan semua armada 737 Max 8 hingga pemberitahuan lebih lanjut sebagai tindakan pencegahan ekstra.
Penerbangan pertama maskapai itu ke Kenya sejak kecelakaan mendarat pada 10.25 waktu setempat pada Senin (11/3), menggunakan model pesawat yang berbeda.