WASHINGTON, iNews.id - Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) menyatakan kepada berbagai maskapai bahwa mereka yakin model Boeing 737 Max 8 laik terbang, walau terjadi dua kecelakaan mematikan dalam lima bulan.
Pesawat Ethiopian Airlines ET-302 yang sedang dalam perjalanan ke Nairobi jatuh enam menit setelah lepas landas dari Addis Ababa pada Minggu (10/03), menewaskan 157 orang.
Insiden itu menyusul jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 pada Oktober 2018 lalu yang menewaskan 189 orang.
Sejumlah kalangan dalam komunitas penerbangan meminta pesawat tersebut dilarang terbang untuk sementara, selama dilakukan penyelidikan secara menyeluruh.
Akan tetapi pada Senin malam, Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) melanjutkan notifikasi laik terbang yang menyebut pesawat model itu aman untuk diterbangkan.