2 Prajurit TNI Ditembak Pasukan Israel, UNIFIL Tegaskan Tak Akan Angkat Kaki

Anton Suhartono
Pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon UNIFIL menegaskan tak akan pindah setelah serangan pasukan Israel melukai dua prajurit TNI (Foto: AP)

NEW YORK, iNews.id - Pasukan penjaga perdamaian PBB di LebanonUNIFIL menegaskan tak akan angkat kaki dari wilayah tugas mereka setelah serangan pasukan Israel melukai dua personelnya, yakni prajurit TNI. Israel menembak markas kontingen pasukan penjaga perdamaian asal Indonesia pada Kamis (10/10/2024) pagi saat mereka berjaga di pos pantau.

Juru Bicara UNIFIL Andrea Tenenti mengatakan, Israel menyerang beberapa posisi pasukan penjaga perdamaian pada Rabu dan Kamis. Serangan pada Kamis dilakukan menggunakan tank Merkava yang mengincar tower pos pantau di markas kontingen Indonesia di Naqoura. 

Setelah itu pasukan Zionis menembaki marka kontingen negara lain yang jaraknya tak jauh dengan posisi Indonesia. Serangan itu merusak kendaraan dan sistem komunikasi. Sehari sebelumnya, pasukan Israel dengan sengaja menembak kamera CCTV yang memantau area tersebut hingga rusak.

"Jelas, ini mungkin salah satu peristiwa atau insiden paling serius yang telah kita saksikan dalam 12 bulan terakhir (perang Israel-Hizbullah)," kata Tenenti.

Setelah serangan Israel selama 2 hari tersebut, 50 negara yang mengirim pasukan ke UNIFIL sepakat untuk mempertahankan lebih dari 10.400 pasukan mereka antara Sungai Litani di utara dan perbatasan yang diakui PBB antara Lebanon dan Israel atau disebut dengan Garis Biru. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Parlemen Israel Bubar, Nasib Netanyahu Tak Jelas

2 hari lalu

Brutal, Pasukan Israel Bombardir Prosesi Pemakaman Warga Gaza, 7 Orang Tewas

2 hari lalu

Prabowo: Bila Perlu Anggaran TNI-Polri Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan!

2 hari lalu

Hadiri Panen Raya TNI di Malang, Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini, Terima Kasih Petani

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal