3 Kapalnya Ditembak dan Ditahan, Warga Ukraina Demo di Kedubes Rusia

Nathania Riris Michico
Aksi unjuk rasa dan bakar mobil di depan kedubes Rusia di Kiev, Ukraina. (Foto: Reuters)

"Kami sangat marah. Kami harus memutuskan semua hubungan diplomatik dengan negara ini sejak lama."

Selama pertemuan DK PBB dan Pertahanan Nasional Ukraina, Presiden Petro Poroshenko menggambarkan tindakan Rusia sebagai tidak beralasan dan gila.

Hari ini, kata Poroshenko, dia akan meminta parlemen untuk memperkenalkan darurat militer. Namun dia menekankan bahwa ini tidak berarti "deklarasi perang" dari Ukraina.

"Ukraina tidak berencana untuk memerangi siapa pun," katanya.

Sementara itu, kementerian pertahanan Ukraina mengumumkan perintah telah diberikan untuk menempatkan militer pada kesiapan tempur penuh.

Ketegangan meningkat baru-baru ini di Laut Hitam dan Laut Azov di semenanjung Krimea, yang dianeksasi oleh Rusia pada 2014.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
3 hari lalu

Jangan Panik! Wabah Pes Rusia Kecil Kemungkinan Masuk Indonesia dan Jadi Pandemi Baru

3 hari lalu

Epidemiolog Ungkap Risiko Wabah Pes Rusia Masuk Indonesia Sangat Kecil

3 hari lalu

Wabah Pes Rusia Bakal Jadi Pandemi Baru? Ini Kata Epidemiolog!

3 hari lalu

Geger! AS Mulai Turun Tangan Pantau Dugaan Wabah Pes Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal