3 Putranya Dibunuh Israel, Pemimpin Hamas: Darah Anak Saya Tak Lebih Berharga daripada Rakyat!

Anton Suhartono
Tiga putra pemimpin Hamas Ismail Haniya dan dua cucunya tewas dalam serangan udara Israel di Jalur Gaza, Rabu (10/4), bertepatan dengan perayaan Idul Fitri (Foto: Anadolu via Reuters)

Haniya merupakan sosok kunci di pihak Hamas dalam perundingan gencatan senjata dengan Israel. Perundingan terbaru yang berlangsung di Kairo, Mesir, belum lama ini tak membuahkan hasil. 

Hamas menegaskan tuntutan utamanya, yakni penghentian perang secara permanen, penarikan seluruh pasukan Israel dari Gaza, pemulangan seluruh pengungsi, dan pembukaan akses penuh terhadap bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Hamas pada Selasa lalu juga menolak proposal gencatan senjata Israel.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Ini Skenario Israel Usir Jutaan Warga Gaza dalam 7 Tahun

3 hari lalu

DPR AS Sahkan UU Hentikan Bantuan Dana untuk Kampus yang Boikot Israel

3 hari lalu

Israel Bakal Usir 1,86 Juta Warga Gaza dalam 7 Tahun

3 hari lalu

Israel Ingin Usir Seluruh Warga Gaza, Menhan Katz: Tak Ada Solusi Lain

3 hari lalu

Netanyahu Diam-Diam Masuki Gaza, Bersumpah Tak Akan Tarik Pasukan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal