4.000 Orang Diperkirakan Ikuti Salat Jumat di Masjid Selandia Baru

Nathania Riris Michico
Para pelayat mengusung jenazah korban penembakan masjid, yang terjadi pada 15 Maret, untuk dimakamkan di Pemakaman Memorial Park di Christchurch, Selandia Baru, 20 Maret 2019. (FOTO: AP)

Sejumlah pekerja sudah memulai perbaikan Masjid Al Noor.

"Mereka akan mengubur karpet masjid karena penuh darah dan sudah terkontaminasi," ujar Fouda, seperti dilaporkan Associated Press, Kamis (21/3/2019).

Dia berharap masjid itu akan dibuka kembali pekan depan. Sebagian pekerja menawarkan diri untuk memperbaiki masjid itu secara cuma-cuma.

"Dukungan warga Selandia Baru sangat luar biasa," ujarnya haru.

Fouda baru saja menyelesaikan kotbah Jumat dalam bahasa Arab dan sedang melanjutkan terjemahan dalam bahasa Inggris, ketika seorang laki-laki bersenjata memasuki masjid dan menembaki jemaah secara membabibuta.

Dalam perkembangan lainnya, dua jenazah lagi dimakamkan pada Kamis (21/3), yaitu Sayyad Ahmad Milne, siswa SMA Cashmere berusia 14 tahun, yang dikenal sebagai penjaga gawang sepak bola yang mahir; dan Tariq Rashid Omar yang baru saja lulus SMA dan menjadi pelatih sepak bola beberapa tim.

Omar yang berusia 24 tahun juga bermain dalam tim sepak bola pada musim panas lalu.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
4 hari lalu

Kasus Polisi Tembak Polisi, Bharada Andika Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

5 hari lalu

Polda Metro Tetapkan Bharada Andika Tersangka Kasus Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe

6 hari lalu

Ditanya Kasus Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe, Listyo Sigit: Aku Sudah Bukan Polisi

9 hari lalu

Penembakan SD di Oregon Tewaskan 3 Anak, Pelaku 16 Tahun Ditembak Mati Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal