49.000 Imigran asal Maroko Seberangi Laut Menuju Spanyol, Bentrokan Pecah

Anton Suhartono
Sebanyak 49.000 imigran Afrika nekat memasuki Ceuta, Spanyol. (Foto: AP)

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez, didampingi Menteri Dalam Negeri Fernando Grande Marlaska, mengunjungi perbatasan Ceuta pada Jumat.

Spanyol dan Maroko pada Kamis (30/7/2026) sepakat memperkuat koordinasi dan mempercepat pemulangan imigran yang memasuki Ceuta melalui jalur tidak resmi.

Mahkamah Agung Spanyol sebelumnya memutuskan, imigran yang dicegat di laut saat berusaha mencapai Ceuta atau Melilla, berhak secara hukum untuk menjalani sidang pemrosesan formal dan tidak langsung dipulangkan.

Ceuta, kota otonom Spanyol yang berada di pantai Afrika Utara, dikelilingi oleh pagar perbatasan. Kondisi itu mendorong para imigran untuk mencapainya dengan berenang.

Padahal jarak antara pantai di Fnideq dan beberapa titik pantai di dekat Ceuta berkisar antara 2 hingga 3 kilometer.

Imigran dari beberapa negara Afrika, termasuk Maroko, terus berusaha memasuki Ceuta secara ilegal, guna mencari penghidupan lebih baik.

Pada Mei 2024, Dewan Ekonomi Sosial dan Lingkungan Maroko menyatakan, sekitar 1,5 juta anak muda berusia antara 15 hingga 24 tahun di negara itu tidak bekerja, tidak bersekolah, atau tidak mengikuti pelatihan.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
12 jam lalu

Hanya Hitungan Jam, 2.000 Imigran Gelap Maroko Berenang Seberangi Laut Masuk Spanyol

4 hari lalu

PM Spanyol Perlro Sanchez Terharu Digambar oleh Gadis Gaza di Reruntuhan Bangunan

6 hari lalu

Karhutla Kian Tak Terkendali, 250.000 Warga Prancis dan Spanyol Mengungsi

4 hari lalu

Deretan Miliarder Asal Iran yang Sukses Bangun Kerajaan Bisnis di Amerika Serikat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal