5 Fakta Serangan Fasilitas Minyak Arab Saudi, Iran Tertuduh

Nathania Riris Michico
Fasilitas minyak Aramco di dekat area al-Khurj, tepat di sebelah selatan ibukota Saudi, Riyadh. (Foto: Fayez Nureldine / AFP)

3. Produksi minyak bekurang, harga minyak naik

Serangan di Aramco, kilang minyak terbesar dunia asal Arab Saudi itu, berdampak cukup signifikan terhadap kenaikan harga minyak dunia. Akibat serangan, harga minyak dunia melonjak 10 persen dalam perdagangan awal Asia pada Senin (16/8/2019). Di saat yang sama, Arab Saudi fokus untuk memulihkan produksi di fasilitas yang diserang.

Saudi Aramco memperkirakan serangan terhadap fasilitas kilang membuat produksi minyak turun 5,7 juta barel per hari.

Dengan adanya potensi kehilangan pasokan minyak dunia sebesar 5 persen, harga minyak Brent sempat dibuka melonjak hampir 20 persen ke 71,95 dolar AS per barel dari posisi Jumat lalu yang sebesar 67,28 dolar AS per barel pada pembukaan pasar kemarin, Senin (17/9/2019).

Sementara harga minyak West Texas Intermediate (WTI) naik lebih dari 15 persen saat sesi perdagangan dibuka ke 63,34 dolar AS per barel. Sama seperti Brent, harga WTI mulai turun ke kisaran 60 dolar AS per barel.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
7 jam lalu

Presiden Iran Peringatkan AS: Kami Tak Ingin Perang, tapi...  

17 jam lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.722 per Dolar AS

19 jam lalu

Panas Lagi! Iran Tembak Jatuh Drone MQ-9 Reaper AS di Selat Hormuz

21 jam lalu

Setelah Yordania, Rudal Iran Hujani Pangkalan Militer AS di Uni Emirat Arab

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal