78 Orang Ditangkap karena Unggahan Tentang Gempa Turki yang Picu Ketakutan 

Umaya Khusniah
78 orang di Turki ditangkap setelah membagikan unggahan provokatif terkait gempa bumi pekan lalu. (Foto: Dok.)

Pekan lalu, Turki memblokir akses ke Twitter selama sekitar 12 jam dari Rabu sore hingga Kamis dini hari. Itu terkait penyebaran disinformasi gempa. 

Langkah itu justru memicu kemarahan dari politisi oposisi dan orang-orang yang menggunakan platform tersebut untuk menemukan orang yang dicintai dan berbagi informasi tentang upaya penyelamatan.

Direktur Komunikasi Turki, Fahrettin Altun pada Senin (13/2/2023) mentweet bahwa Turki mengalami 'polusi' informasi yang serius. Pihak berwenang akan membagikan buletin harian yang mengoreksi informasi palsu.

"Dalam seminggu setelah gempa, sekitar 6.200 item informasi dan berita palsu dilaporkan ke pemerintah," tambah Altun.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
1 hari lalu

Hampir Sebulan setelah Gempa M7,7, NTT Diguncang 15.156 Gempa Susulan

2 hari lalu

Gempa M6,5 Guncang Kepulauan Seribu, BPBD Jakarta: Tak Picu Kerusakan

2 hari lalu

KRL Sempat Berhenti Imbas Gempa Kepulauan Seribu, Kini Sudah Normal

2 hari lalu

Analisis BMKG soal Gempa Kepulauan Seribu, Dipicu Aktivitas Intraslab

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal