800 Ribu Pekerja AS Tak Terima Gaji Pertama di 2019

Nathania Riris Michico
Sebanyak 800.000 karyawan di AS bekerja tanpa digaji pada bulan ini. (Foto: Carlos Barria/Reuters)

Sekitar seperempat dari pemerintahan federal tidak beroperasi hingga rencana anggaran disetujui, mengakibatkan 800.000 karyawan bekerja tanpa digaji.

Pada Jumat, para pekerja tersebut melewatkan hari gajian pertama mereka di 2019. Beberapa orang membagikan slip pembayaran kosong mereka di media sosial.

Oscar Murillo, seorang insinyur kedirgantaraan di NASA, memposting cek bertuliskan 0 dolar di Twitter. Dia mengaku benar-benar kehilangan uang karena pengurangan wajib.

Pengguna Twitter lain, Cat Heifner, membagikan apa slip gaji kakaknya, yang menunjukkan bahwa dia dibayar satu sen untuk pekerjaannya sebagai pengontrol lalu lintas udara.

Sementara itu, situs iklan Craigslist dibanjiri daftar pekerja federal yang berusaha menjual harta benda mereka.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

Dino Patti Djalal: Prabowo Realistis, Dewan Perdamaian Satu-satunya Opsi Hentikan Perang Gaza

Nasional
21 jam lalu

PBNU Sebut Iuran Rp16,9 Triliun di Dewan Perdamaian Bentukan Trump untuk Bangun Gaza

Internasional
1 hari lalu

Penasihat Trump: Menyerang Iran saat Ini Kesalahan Besar!

Internasional
1 hari lalu

Terungkap! Trump Belum Mau Serang Iran, Israel yang Ngotot

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal